Breaking

Senin, 30 September 2019

Manfaat dan Khasiat Kecombrang


TAMAN OBAT  -
Kecombrang (Etlingera elatior) adalah sejenis tumbuhan rempah-rempah. Kecombrang yang sering digunakan dalam makanan adalah bagian bunganya yang belum mekar, masih menguncup, serta bagian batangnya. 
Ini adalah tanaman yang banyak ditemukan di Indonesia dengan banyak istilah lain seperti kincung atau sambuang. Kecombrang memberikan aroma dan rasa yang khas pada masakan. 

1. Antioksidan dan antibakteri

Dilansir dalam jurnal BMC Research Notes, penelitian tahun 2011 yang bertujuan melihat kandungan antioksidan bunga kecombrang membenarkan bahwa bunga ini mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Efek antioksidan kecombrang sangat kuat. 

Bukan hanya bunganya, bahkan batang, rimpang, dan daun tanaman kecombrang sangat tinggi antioksidan. Ini karena tanaman kecombrang mengandung senyawa flavonoid, salah satu senyawa antioksidan yang membantu menangkal kerusakan sel dalam tubuh. 

Tingginya kandungan antioksidan ini membuat kecombrang dikenal sebagai tanaman antikanker sebab mampu memperlambat kerusakan yang terjadi akibat pertumbuhan sel kanker. 

Selain itu, kecombrang juga punya sifat antibakteri. Dilansir dalam JOM Faperta 2016, bagian bunga kecombrang mengandung zat antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai bakteri Bacillus cereus, Euscheria coli, Listeria monocytogenes, dan Staphylococcus aureus. 

Sifat antibakteri ini disebabkan oleh kandungan minyak atsiri, alkaloid, dan asam lemak di dalamnya. Karena sifat antibakterinya ini, kecombrang juga dijadikan sebagai pengawet alami.

2. Penguat cita rasa masakan

Kecombrang adalah pemberi cita rasa pada berbagai masakan. Karena aromanya yang kuat, kecombrang sering dijadikan untuk mengurangi aroma anyir pada ikan atau seafood. 

Kecombrang juga akan memberikan aroma segar pada sambal dan hidangan masakan tumis maupun berkuah. Maka itu, masakan yang dicampur dengan kecombrang biasanya akan mudah dibedakan dengan masakan lainnya karena aromanya yang sangat khas ini.

3. Mengandung berbagai macam zat gizi

Kecombrang juga kaya akan berbagai macam zat gizi. Selain itu, kecombrang juga rendah kalori. Dilansir dalam laman Data Komposisi Pangan Indonesia, 100 gram kecombrang segar mengandung: 

- Energi sebanyak 34 kalori
- 6,7 gram karbohidrat
- 2,6 gram serat
- 1 gram lemak
- 60 mg kalsium
- 16 mg fosfor
- 1 mg zat besi
- 650,6 mg kalium
- 47 mg natrium

Cara mengolah bunga kecombrang

Kecombrang adalah bahan makanan yang serba guna. Tanaman lokal ini banyak diolah sebagai campuran bumbu, sayur, urap, pecak, campuran gulai dan yang paling khas adalah jadi sambal. Untuk mendapatkan manfaat kecombrang, Anda tidak usah bingung bagaimana mengolahnya.

Cara menyiapkannya

Setelah memilih bunga kecombrang yang masih segar, pisahkan bagian bunga yang masih menguncup dengan batangnya. Batang kecombrang bertekstur lebih keras dari bunganya tapi masih bisa dipotong-potong untuk dimasukan dalam olahan berkuah seperti sop. 

Untuk bunganya, cuci terlebih dahulu sebelum dipotong-potong. Kemudian keringkan. Bunga ini selanjutnya bisa diiris tipis, atau dicincang kecil-kecil. Setelah dicincang bisa masuk ke dalam campuran berbagai bumbu masakan.

 

 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar